Membangun Ketahanan Pangan Melalui Kecerdasan Buatan
RVI adalah inisiatif berbasis data untuk melindungi petani dari ancaman gagal panen yang disebabkan oleh perubahan iklim dan cuaca ekstrem.
Tujuan Proyek
Menyediakan Sistem Peringatan Dini (Early Warning System) yang proaktif. Sistem ini membantu petani dan pembuat kebijakan untuk mengetahui kapan risiko gagal panen atau ledakan populasi hama bakal terjadi di Kabupaten Ciamis.
- Meminimalisir kerugian petani akibat cuaca ekstrem.
- Meningkatkan akurasi pengambilan keputusan panen.
Latar Belakang
Cuaca yang tidak menentu (anomali) seperti curah hujan tinggi yang disertai suhu lembab merupakan pemicu utama munculnya hama merusak seperti Tikus, Wereng, dan Penggerek Batang.
"Dengan memprediksi cuaca, kita bisa memprediksi datangnya hama. Dengan memprediksi hama, kita menyelamatkan ketahanan pangan."
Sumber Data Kami
Data historis yang valid adalah kunci dari akurasi kecerdasan buatan.

Badan Pusat Statistik (BPS)
Menyediakan data historis terkait Produksi Padi (Ton), Indeks Pembangunan Manusia (IPM), Tingkat Kemiskinan, dan Akses Sanitasi & Air Bersih di wilayah Kabupaten Ciamis.

BMKG
Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika menyediakan data prakiraan cuaca, mencakup Curah Hujan (mm), Suhu (°C), dan Kelembaban (%) yang krusial untuk pertanian.

Machine Learning Model
Men-generate data prediksi masa depan (2024-2026) dengan mempelajari pola iklim dan menekan risiko anomali yang berujung pada ledakan populasi hama.
Transparansi Data (2014 - 2026)
Kami membagi data menjadi dua kelompok utama: Data Riil (2014-2023) yang didapatkan secara langsung dari BPS dan BMKG, dan Data Prediksi (2024-2026) yang dihasilkan oleh model AI kami. Seluruh fokus analisis saat ini dikhususkan pada wilayah Kabupaten Ciamis, Jawa Barat.
Frequently Asked Questions
Pertanyaan yang sering diajukan seputar RVI.